GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Program Kampung Entrepreneur Creative (Kece) yang digulirkan Bupati Lampung Tengah Mustafa disambut baik para pelaku usaha atau usaha menengah kecil mikro (UMKM) di Lampung Tengah.
Seperti diungkapkan Siti Muntamah, pelaku industri rumahan di Kampung Mojopahit, Kecamatan Punggur. Pembuat dodol nanas ini mengaku sangat senang ketika menerima kunjungan relawan Kece di kediamannya, Rabu (7/9/2017).
"Saya pelaku UMKM yang memproduksi olahan nanas, seperti dodol nanas, madu mongso, abon kulit nanas, dan lainnya. Dengan adanya program Kece, tentunya saya senang sekali. Mudah-mudahan bisa membangkitkan industri kecil di kampung-kampung," ungkapnya.
Hal senada disampaikan Siti Munjiah, pengurus Forum Komunikasi Kelompok Wanita Tani (FKom KWT) di kampung setempat. Program Kece diharapkan bisa membantu UMKM dan industri rumahan untuk mengembangkan usaha mereka.
"Jika mereka didampingi dan diberi pelatihan, Insya Allah bisa lebih terarah. Keberadaan relawan Kece mudah-mudahan bisa memberikan pengalaman dan pengetahuan yang menjadikan UMKM di kampung-kampung lebih baik," ujar dia.
Kunjungan relawan Kece sebelumnya di Onoharjo, Terbanggibesar, juga disambut baik pelaku usaha setempat. Sri, salah satu penggiat UMKM di Onoharjo mengaku sangat mendukung program Kece untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya di tingkat kampung. 
"Apalagi masih banyaknya kendala atau permasalahan yang dihadapi UMKm dalam mengembangkan usahanya. Dengan support dari pemerintah lewat program Kece tentunya akan sangat membantu kami dalam memecahkan kendala-kendala yang dihadapi. Saya pribadi sangat mendukung dan semoga program Kece bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Bambang Irawan, salah satu relawan Kece, mengatakan selain menyosialisasikan program Kece, kunjungan relawan Kece ke kampung-kampung bertujuan untuk menganalisis potensi ekonomi yang ada di tiap kampung di Lampung Tengah.
Selanjutnya pelaku usaha akan diberdayakan lebih maksimal untuk mengembangkan usaha mereka. "Nantinya kami akan melakukan pendampingan kepada pelaku-pelaku usaha yang ada di kampung. Saat ini kami tengah menyisir potensi apa saja yang dimiliki kampung-kampung di Lampung Tengah," ungkapnya. 
Bambang menambahkan Program Kece merupakan salah satu upaya Bupati Mustafa membangkitkan ekonomi berbasis kerakyatan.
Ke depan tim akan menggaet maupun membentuk industri-industri rumahan baru dan membuat sistem pemasaran terpadu dengan produk yg sudah terstadarisasi.
"Apalagi Pak Mustafa juga akan memfasilitasi kebutuhan produksi untuk menunjang industri-industri tersebut. Program ini merupakan titik kebangkitan ekonomi kerakyatan untuk menghadapi tajamnya arus globalisasi terutama ASEAN economic community dan sistem kapitalisme yang menjamur," tandasnya.

 



 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR