PANARAGAN  (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan mencari 30 siswa lulusan SMA/SMK untuk diikutkan dalam program akademik kelapa sawit. Program kuliah gratis ini bekerjasama langsung dengan Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) Bekasi, Jawa Barat.

Program yang diluncurkan bupati Umar Ahmad ini dikhususkan untuk masyarakat Tubaba dan sepenuhnya akan ditanggung APBD kabupaten. Pemkab dan Universitas menjamin mahasiswa yang lulus dalam program pendidikan gratis ini langsung bekerja di perusahaan dan industri kelapa sawit.



"Program ini akan diseleksi secara ketat, tanpa ada titipan. Tahapan seleksi sepenuhnya diserahkan kepada Politeknik Kelapa Sawit CEW," ujar bupati, Sabtu (21/7/2018).

Dalam program ini pemkab akan menyiapkan biaya kuliah dan biaya kos selama tiga tahun. Untuk uang makan akan ditanggung orang tua siswa. "Kalau uang makan tidak kita masukan dalam APBD, karena akan menjadi tanggungjawab orang tua," ujar bupati.

Kadis Pendidikan Tubaba, Amrullah menambahkan kuliah gratis ini akan dimulai September 2018. Tahap, seleksi akan dimulai awal Agustus 2018. "Sekarang sedang kita siapkan tahapan seleksinya. Pihak Universitas menyatakan siap dan dalam waktu dekat langsung ada MoU antara pemkab dan pihak Universitas," kata dia.

Sementara itu, Stephanus Nugroho Kristono Direktur Politeknik Kelapa Sawit CEW mengatakan 100 persen lulusan politeknik yang dipimpinya terserap bekerja di perkebunan sawit. Para siswa yang lulus telah dibekali secara khusus pengetahuan dan keterampilannya terkait dengan pembudidayaan, pembibitan dan managemen kelapa sawit.

"Selama tiga tahun kuliah semua pendidikan terkait dengan pembudidayaan dan pengelolaan kelapa sawit akan diajarkan. Bahkan, praktek langsung diperkebunan dan diindustri pengelolaan kelapa sawit," kata dia.

Pihaknya menyambut positif langkah bupati untuk meluncurkan program kuliah gratis untuk program akademik kelapa sawit, mengingat kata dia, di provinsi lampung merupakan salahsatu provinsi yang memiliki lahan kelapa sawit yang sangat luas baik milik swasta maupun petani lokal.

"Lulusan dari universitas kami dijamin langsung bekerja. Makanya, kami mencari mahasiswa yang benar-benar ingin belajar dan bekerja sektor perkebunan dan industri kelapa sawit," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR