MESUJI (Lampost.co) -- Uji coba tanam tebu seluas 14 hektare dinilai berhasil, pemerintah mulai mempertimbangkan mengganti singkong menjadi tebu sebagai tanaman untuk Kemitraan Register 45, sungai Buaya, Mesuji, antara PT Silva Inhutani Lampung sebagai pemegang Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) Register 45 dengan kelompok mitra, Selasa (4/9/2018).

"Ya kita memang mengadakan uji tanam tebu untuk program kemitraan, bila nanti hasilnya lebih dari penghasilan komoditi singkong dan petaninya mau mitra tebu akan kita dukung. Hari ini mulai panen tebu yang luasnya lebih kurang 14 ha dan hasilnya cukup memuaskan," kata Kepala KPH V Sungai Buaya, Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Murni, kepada lampost.co.



Sejauh ini, lanjut Murni, pihaknya masih belum bisa mengambil kesimpulan komuditi mana yang lebih cocok untuk kemitraan Register 45. 

"Ya kita lihat dulu mana yang terbaik. Tujuan pemerintah agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat anggota kemitraan dan perusahaan bisa berjalanan baik serta nama Kabupaten Mesuji akan kondusif tidak terkesan ada konflik khususnya mengenai Register 45," lanjut Murni. 

Kelompok Kemitraan Sidorukun, mulai melakukan panen tebu yang diuji cobakan ditanam di Register 45.

Saiful, ketua Kelompok mitra optimis target panen bisa tercapai lantaran upaya peningkatan produksi telah dibarengi dengan penanaman bibit yang mempunyai mutu terbaik.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR