BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Perusahaan Gas Negara (PGN) terus melakukan uji coba kebocoran jaringan gas (jargas) ke rumah-rumah warga di Kota Bandar Lampung.

Pantauan lampost.co, terlihat sepuluh orang petugas dari konsultan PGN, menyebar ke rumah-rumah warga melakukan uji coba dengan memompa angin ke selang gas pada meteran gas di rumah warga di Jalan Gunung Kelud, Perumnas Way Halim, Bandar Lampung, Kamis (7/12/2017).



Ketua tim uji coba kebocoran gas, Jansen Steven mengatakan wilayah yang telah diuji coba dan bebas dari kebocoran yaitu Kelurahan Waydadi, Kelurahan Gotong Royong, dan sebagian Kecamatan Way Halim.

"Sudah tiga wilayah yang kami uji dan aman. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kebocoran ada dititik mana, kita lakukan tes berulang-ulang untuk memastikan keamanan," kata Jansen kepada.

Dari puluhan rumah yang dicek di Kelurahan Perumnas Wayhalim, terdapat beberapa rumah yang mengalami kebocoran. Untuk itu pihaknya akan kembali membongkar jaringan pipa di depan rumah warga. "Ya mau enggak mau dibongkar lagi, mungkin bagian pipa di bawah tanah ada yang belum direkatkan, nanti kita cek," kata Jansen yang bekerja di perusahaan konsultan PGN ini.

Ia juga meminta masyarakat tidak panik ketika mencium bau bocoran yang disebarkan pihaknya melalui pipa, dikarenakan semata mata untuk mengecek titik kebocoran jargas.

Ia mencontohkan kejadian pengecekan gas di Kelurahan Waydadi yang mengakibatkan warga panik dan mengeluarkan tabung gas elpijinya masing-masing. "Jangan panik karena kan memang ada petugas juga disitu yang berkeliling saat ujicoba," kata dia.

Pengecekan juga dilakukan untuk mengetahui berapa persen gas yang diterima di rumah-rumah warga. "Misalkan purging gasnya 1,8 tersalurkannya berapa sampai ke rumah-rumah itu nanti ketahuan," katanya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR