BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Provinsi Lampung, Prof Moh Mukhri tidak menyangka bahwa oknum dosen SH diduga melakukan pelecehan terhadap mahasiswi Jurusan Sosiologi Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama berinisial EP.

"Orangnya juga kan gak ada tampang (plecehan, red). Kita juga gak pernah nyangka," katanya di ruang kerjanya, Senin (14/1/2019).



Kemudian ia juga mengatakan saat ini proses hukum masih berjalan. Pihaknya juga mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Maka dari itu pihaknya masih menunggu proses hukum yang sedang dilakukan oleh pihak Polda Lampung.

Baca juga:

LBH Siap Dampingi Korban Pencabulan Dosen UIN Raden Intan

Komnas Perempuan Kecam Pelecehan Seksual di UIN Lampung

"Kalau sanksinya nanti dari Kementerian Agama di Pusat seperti apa. Kita tidak boleh berandai-andai. Ada praduga tidak bersalah. Ikuti saja prosesnya, biarkan kepolisian yang berwajib untuk menelusurinya," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR