KALIANDA (Lampost.co) -- Pengadilan Negeri (PN) Kalianda, Lampung Selatan, memastikan uang ganti rugi tanam tumbuh dan bangunan milik masyarakat di Desa Batuliman Indah, Kecamatan Candipuro, untuk JTTS sudah disiapkan.

Uang ganti rugi lahan, tanam tumbuh dan bangunan untuk pembangunan ruas jalan tol sudah di konsinyasi atau di titipkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke PN Kalianda.



"Uang ganti rugi tanaman dan bangunan milik masyarakat Desa Batuliman, sudah bisa diambil," kata Tim juru Sita Pengadilan Negeri Kalianda, Jamaludin, kepada lampost.co, Minggu (29/4/2018).

Pencairan uang ganti rugi tanam tumbuh dan bangunan, masyarakat terlebih dahulu mendatangi Badan Pertanahan Negara (BPN) untuk konfirmasi pembuktian lahan tersebut. "Pergi ke BPN mengambil bukti, lalu datangi kami untuk pencairan," ujarnya.

Sedangkan untuk ganti rugi lahan, masyarakat diminta bersabar menunggu keputusan hakim, karena sedang proses sidang. "Lahan atau tanah sedang sengketan antara masyarakat dan kehutanan, uangnya sudah di konsinyasi," kata dia.

Ia mengatakan masyarakat Desa Batuliman Indah tidak perlu khawatir, karena semua di mata hukum sama, meskipun sedang bersengketa dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. "Biar hakim yang memutuskan berdasarkan bukti-bukti. Masyarakat tidak perlu khawatir karena semua sama di mata hukum," ujar Panitera Muda Perdata PN Kalianda itu.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR