METRO (Lampost.co) -- Wali Kota Metro Achmad Pairin meminta Dinas Kesehatan untuk tidak melanjutkan penyuntikan imunisasi campak rubella sebelum adanya fatwa MUI yang menyatakan halal.

Hal tersebut, dikatakannya di Pemkot Metro usai pencanangan kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) yang dibuka Sekda M.Nasir di SD Muhammadiyah Metro, Kamis (2/8/2018). Pasalnya, ditemukan penyuntikan vaksin rubella telah dilakukan lebih dulu di beberapa sekolah oleh dinas kesehatan setempat.



“Jadi saya minta untuk di tunda dulu, jangan diteruskan penyuntikannya, sebelum ada fatwa MUI,” tegasnya.

Hal senada juga disampikan Sekretaris Pemkot Metro M. Nasir disela pencanangan kampanye imunisasi Measles Rubella di SD Muhammdiyah Metro, Kamis (2/8/2018).

“Pemkot belum melaksanakan penyuntikan vaksin rubella, karena masih menunggu fatwa MUI,” ucapnya.

Namun, sambil menunggu fatwa keluar, Kota Metro lebih dulu melakukan sosialisasi dengan mencangkan imunisasi Maeles Rubella (MR). “Ini hanya kampanye dan sosialisasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini fatwanya keluar, dan kita telah mengkapanyekannya lebih dulu,” tambahnya.

Sementara Ketua MUI Kota Metro M. Saleh menuturkan semestinya itu dilakukan setelah menunggu fatwa MUI Pusat. “Sebaikanya Menkes mendatangi BPOM dan MUI untuk memastikan kejelasan halalnya,” kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR