MENGGALA (Lampost.co) -- Puskesmas Penawar Jaya, Kecamatan Banjarmargo deklarasikan kawasan bebas dari perilaku Buang Air Besar (BAB) sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang Heri Nofrizal mengatakan, deklarasi bertujuan untuk membebaskan masyarakat dari perilaku buang air sembarangan atau ODF.



"Ini adalah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit dan mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat," kata Herri, kepada lampost.co, Jumat (16/11/2018).

Herri menyatakan, hingga saat ini pihaknya telah mendekrasikan ODF di 17 kampung di tiga kecamatan se Kabupaten Tulangbawang. Namun hanya kecamatan Banjarmargo yang seluruh kampungnya deklarasi ODF. 

Sementara di Kecamatan Denteteladas baru di Kampung Way Dente, Kekatung, Mahabang, dan Dente Makmur. Sedangkan di Kecamatan Menggala baru Kampung Kagungan Rahayu. 

"Sasaran kita semua kecamatan. Kedepan target kita Kecamatan Penawaraji, Banjaragung, Menggala Timur, dan Penawartama. Kita ingin pastikan masyarakat hidup sehat dengan tidak buang air besar sembarangan," ujar dia.

Kepala Puskes Penawarjaya, Kecamatan Banjarmargo Ifra Purwanto mengatakan, sebelumnya Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang pada 12 dan 13 November 2018 telah melakukan verifikasi tingkat kecamatan. Kemudian, tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung kembali melakukan verifikasi, Kamis 15 November 2018.

Ifra menuturkan, untuk menyakinkan betapa pentingnya jamban sehat, pihaknya bersama aparatur kampung dan tim Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) harus bergrilia memberikan pehaman dan bahayanya jamban yang tidak sehat.

Dia memaparkan, dari 12 kampung di Kecamatan Banjarmargo terdapat 1385 kepala keluarga memiliki jamban cemplung yang terletak di tujuh kampung dan ada 24 warga yang berada di Kampung Sukamaju, Agungdalam, dan Ringinsari masih kedapatan buang air besar sembarangan (BABS).

"Alhamdulillah setelah deklarasi ODF, sekarang seluruh masyarakat di Kecamatan Banjarmargo sudah terbebas dari BABS," kata dia.

 

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR