MENGGALA (Lampost.co) -- Kabupaten Tulangbawang mendapatkan bagian 7 kursi dari 10 ribu kuota tambahan calon jamaah haji (CJH) yang diberikan Pemerintah Arab Saudi untuk Indonesia tahun ini.

Menurut Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulangbawang Zainal Arifin, 7 kuota tambahan tersebut diprioritaskan bagi CJH lanjut usia (lansia). Mereka akan diberangkatkan secara bersamaan tahun ini, dengan ratusan jamaah lain yang sudah dijadwalkan sebelumnya.



Zainal menjelaskan, dari 7 kuota tambahan tersebut 3 kuota diantaranya merupakan CJH lansia dan 4 CJH cadangan. Namun, Zainal mewanti-wanti bagi 4 CJH cadangan. Pasalnya, jika kuota haji Lampung melebihi kapasitas maka secara outomatis, mereka akan gagal berangkat dan diberangkatkan pada tahun berikutnya. "Tiga CJH lansia ini positif berangkat, yang masih belum pasti itu empat CJH cadangan, karena jika kuota haji seluruh Lampung kelebihan maka mereka dipastikan gagal. Tapi kalau kuota Lampung kurang atau tidak tercukupi kemungkinan bisa berangkat," kata Zainal, kepada Lampost.co, Senin (27/5/2019).

Saat ini, kata Zainal, 7 CJH tambahan tengah melaksanakan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap tiga yang akan berakhir 29 Mei kedepan. Selain itu, dari 285 CJH asal Tulangbawang yang akan berangkat tahun ini, 277 diantaranya sudah melaksanakan suntik Maningitis dan 267 CJH telah selesai melakukan perekaman Biometrik. "Delapan jamaah belum suntik Maningitis, karena masih menunggu pembayaran tahap tiga selesai. Sementara 18 CJH yang belum perekaman itu masih, kita ajukan. Kalau yang sudah positif berangkat tahun ini ada 281 jamaah, kemungkinan berangkat akhir Juli atau awal Agustus," ujar dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR