Jakarta (Lampost.co) -- Selain gigi, kesehatan gusi juga perlu diperhatikan. Ketika masalah gusi muncul seperti gusi bengkak atau berdarah, ini akan menimbulkan kondisi yang tidak nyaman dalam mulut Anda.

Kebersihan mulut yang buruk biasanya menyebabkan gusi membengkak. Plak merupakan zat yang lengket dan terus terbentuk dalam mulut sepanjang hari.



Plak ini mengandung jutaan bakteri yang dapat melepaskan racun sehingga menginfeksi gusi dan menyebabkan pembengkakan jika tidak dibersihkan setiap hari.

Setiap plak yang tidak dihilangkan di antara gigi akhirnya akan mengeras dan menjadi karang gigi. Namun, Anda mungkin sering mengalami gusi bengkak meski sering melakukan perawatan.

Berikut ini beberapa alasan yang dapat menyebabkan gusi bengkak, seperi ditutip prevention.

1. Gingivitis Pemicu gusi bengkak yang paling umum adalah gingivitis yakni suatu bentuk penyakit gusi ringan yang berasal dari plak. Jika tidak diobati, gingivitis dapat berubah menjadi penyakit gusi berlanjut hingga menyebabkan kehilangan gigi.

2. Ada sesuatu yang tersangkut di gigi Jika hanya satu gigi yang bengkak, ini mungkin disebabkan adalah partikel makanan yang terperangkap di bawah garis gusi. Tubuh akan berusaha melawan bakteri dari makanan tersebut sehingga mengakibatkan jaringan di sekitarnya menjadi meradang.

3. Infeksi Salah satu infeksi paling umum yang dapat menyebabkan gusi membengkak adalah infeksi akibat virus atau bakteri dan sering disertai dengan munculnya sariawan.

4. Kekurangan vitamin Banyak vitamin berperan dalam kesehatan mulut yang baik, tetapi kurang asupan vitamin B dan C dapat mengakibatkan gusi bengkak. Vitamin C dapat melindungi gusi Anda agar tidak terinfeksi dan membengkak karena plak di bawah gusi. Vitamin K juga dapat mencegah gusi bengkak dan berdarah.

5. Perubahan hormon pada wanita Hormon mempengaruhi bagaimana jaringan gusi bereaksi terhadap racun yang dilepaskan dari plak bakteri dan karang gigi. Peningkatan dalam hormon estrogen dan progesteron meningkatkan kemungkinan iritasi gusi dan pembengkakan yang disebabkan oleh plak.

6. Pasta gigi baru Bahan-bahan dalam pasta gigi dan obat kumur dapat mengiritasi jaringan gusi bahkan menyebabkan reaksi alergi. Hidrogen peroksida (pemutih gigi), alkohol, soda kue, yang terdapat dalam pasta gigi dapat menyebabkan dermatitis kontak oral yang parah.

7. Diabetes Gusi bengkak mungkin merupakan tanda dari kondisi kesehatan yang mendasarinya seperti diabetes. Kadar glukosa yang lebih tinggi dalam air liur, membantu bakteri untuk tumbuh sehingga dapat memicu penyakit gusi.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR