KOTABUMI (Lampost.co) -- Citra positif terhadap pelaksanaan pembangunan daerah saat ini telah nampak di Kabupaten Lampung Utara. Salah satunya berada di sekitar tugu Payanmas Kotabumi, karena selalu ramai aktivitas masyarakatnya menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga maupun koleganya. 

Berdasarkan pantauan Lampost.co, Rabu (6/6/2018) malam, aktivitas masyarakat di fasilitas ruang terbuka hijau refresentatif yang disediakan oleh pemerintah daerah setempat ramai dikunjungi masyarakat. Untuk sekedar bercengkrama dengan anggota keluarga atau melepas penat bersama sahabat.



"Kalau dibandingkan hari biasa ini jauh mas, karena kita sedang melaksanakan puasa di bulan ramadan jadi aktivitas dikurangi. Coba hari biasa, apalagi malam minggu kendaraan lewat saja susah disini karena ramainya pengunjung. Kami senang, karena selain menambah semarak kota kecil ini juga bisa dijadikan penopang kehidupan keluarga," kata Suyanto, salah satu pedagang minuman hangat malam hari (bandrek) kaki lima disana.

Selain telah dilengkapi fasilitas penerangan memadai ornamen didalamnya tidak kalah dibanding kota-kota besar yang lebih dahulu maju. Seperti tulisan besar kotabumi dengan lampu berwarna merah di daerah menjadi perlintasan jalur lintas Sumatera (jalinsum) itu. Selain itu, warga juga dimanjakan dengan pengalaman menjangkau dunia maya melalui wifi disediakan secara cuma-cuma atau gratis oleh pemerintah. 

"Jadi kegiatan masyarakat seperti ini ramai hampir setiap hari, apalagi memasuki akhir pekan. Mulai Jumat malam sampai dengan Minggu malam sangat ramai disini, pedagang pun mengais rezeko ketiban untungnya. Kalau dahulu disini masih sepi, tapi bisa dilihat sekarang pedagang juga sudah ramai," terangnya.

Kebanyakan pengunjung adalah muda-mudi berada berasal dari kabupaten berpenduduk lebih dari 800 ribu jiwa itu. Namun ada juga warga daerah tetangga yang singgah untuk sekedar berinstirahat disaat berkendara.

"Sering juga ada yang mampir untuk beristirahat karena rindang dan pemdangannnya indah, baik dari arah Bandar Lampung maupun Waykanan dan Lampung barat. Alhamdulillah mas, ini sangat membantu keadaan dirumah apalagi saat zaman serba sulit seperti sekarang. Kami bersyukur sudah terbantu dengan ini, karena dapat dijadikan tempat mengisi kebutuhan keluarga dirumah," tambahnya.

Namun beberapa fasilitas perlu adanya penambahan, seperti tong tempat sampah memadai maupun fasilitas parkir dan kamar kecilnya. Sehingga saat keadaan ramai, parkir kendaraan dapat meluber sampai ditengah jalan hingga menggangu aktivitas pengguna jalan.

"Repot juga bang disini, kalau kebelet mau kencing aja harus mencari lumayan jauh dari sini. Sudah itu tempat sampahnya masih kurang, kalau bisa ya ditambah biar masyarakat mau berlama-lama disini. Kan nambah ramai kota kita ini," kata salah seorang pengunjung disana.
 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR