BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Lampung, Tony Ferdinansyah, mengatakan pengoperasian jembatan timbang akan menjaga kondisi jalan tetap baik. Diharapkan kendaraan yang melintas di jalan provinsi dapat lebih terkondisi dengan MST 8 ton jalan provinsi. 
"Artinya tidak melebihi beban jalan provinsi itu sendiri, yaitu 8 ton. Ini adalah salah satu upaya dalam pemeliharaan jalan agar tetap terkondisi. Jembatan timbang menjadi salah satu cara dalam memelihara jalan agar tetap baik dan terpelihara minimal bisa terkondisi dengan baik," kata Tony.
Menurutnya, meratanya kondisi jalan yang rusak membuat pemprov perlu mengeluarkan kocek besar untuk perawatan yang mencapai Rp600 miliar-Rp800 miliar untuk pembangunan dan pemeliharaan. Namun, untuk kerusakan jalan itu tidak hanya dipengaruhi pada kendaraan muatan lebih saja, tetapi dipengaruhi pula pada kondisi cuaca.
"Kondisi cuaca yang ekstrim dan genangan air di jalan, karena saluran drainase disisi kanan dan kiri yang tidak berfungsi baik. Ketika saluran sudah baik, dari level jalan dibawah bahu jalan yang membuat genangan air, sehingga mengakibatkan kerusakan juga. Tapi dari kelebihan muatan itu mempengaruhi dua kali lipat kerusakannya ," ujar Tony.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR