KALIANDA (Lampost.co) -- Angka kecelakaan lalu lintas selama mudik Lebaran tahun 2018 ini meningkat satu kasus dibandingkan tahun 2017 lalu. Meski demikian, Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Reza Khomeini mengaku trend kasus lakalantas selama mudik Lebaran tiga tahun terakhir di  kabupaten Lampung Selatan terus menurun. 

“Jika dibandingkan tahun 2017 lalu, memang ada kenaikan 1 kasus kecelakaan. Tapi secara umum tiga tahun terakhir trendnya turun. Dan dua tahun terakhir ini tidak ada korban meninggal dunia,” kata  Kasatlantas AKP Reza Khomeini, Minggu (24/6/2018) sore.



Ia menjelaskan, selama mudik Lebaran tahun 2018 ini,  terjadi 3 kasus lakalantas. Dari tiga kasus tersebut, korban jiwa nihil namun terdapat 3  korban luka berat dan 7 korban luka ringan dengan jumlah kerugian sekitar Rp7 juta. 

Tiga kasus lakalantas selama mudik Lebaran tahun ini, ujar AKP Reza, angka kecelakaan  masih didominasi kendaraan sepeda motor, dan satu kasus lainnya bus angkutan penumpang jurusan Bakauheni – Rajabasa yang terguling saat arus balik Lebaran di wilayah Sidomulyo. "Untuk jumlah kerugian juga terus menurun dibandingkan tahun- tahun sebelumnya,” ujarnya.

Lebaran tahun 2017 lalu, jelas Reza, terjadi  2 kasus lakalantas tanpa korban jiwa, namun satu korban luka berat dan tiga korban luka ringan. Sedangkan kerugian  mencapai Rp305 juta.

Sementara Lebaran tahun 2016,  jumlah kasus lakalantas lebih tinggi hingga terjadi 5 kasus dengan tiga korban meninggal dunia, tiga orang luka berat dan tiga lainnya  luka ringan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR