WAY KANAN (Lampost.co) -- Tim Reaksi Cepat (TRC) bencana di Kabupaten Way Kanan diberikan pelatihan guna meningkatkan kemampuan para satgas penanggulangan bencana dalam menjalankan tugas dilapangan. Pelatihan digelar didepan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan, Rabu (18/7/2018).

Dalam kesempatan itu, Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya, menyampaikan amanatnya bahwasannya melalui pendidikan dan pelatihan TRC ini diharapkan akan semakin meningkatkan kemampuan para satgas penanggulangan bencana dalam menjalankan tugasnya di lapangan.



Sehingga penanganan terhadap bencana dapat lebih cepat, tepat dan dapat meminimalisasi kerugian yang ditimbulkan oleh bencana. Kebijakan penanggulangan bencana memberikan prioritas tinggi pada peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat, serta jajaran pemerintah, terutama di daerah rawan bencana.

"Kemampuan petugas dan masyarakat untuk pencarian dan penyelamatan, pemberian pengobatan serta perawatan korban ditingkatkan, baik dalam kecepatan maupun ketepatan waktu penyelamatan dengan dukungan peralatan yang memadai," paparnya.

Disamping itu, kemampuan perlindungan masyarakat dalam penanggulangan bencana juga ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan TRC penanggulangan bencana yang terencana, sistematis dan berkelanjutan, sebagaimana yang sedang dilaksanakan ini.

Untuk mengatasi berbagai bencana semua pihak terus berupaya meningkatkan kemampuan dibidang penanggulangan bencana. Bencana merupakan rangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam, manusia atau oleh keduanya yang mengakibatkan korban, penderitaan bagi manusia itu sendiri, kehilangan harta benda, kerusakan lingkungan, dan fasilitas umum, serta menimbulkan gangguan terhadap tata kehidupan masyarakat.

Bencana yang diakibatkan oleh alam, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor dan sebagainya. Ada juga bencana yang disebabkan oleh perbuatan manusia, seperti peperangan, gejolak sosial, kebakaran, kecelakaan industri yang waktunya dapat berlangsung singkat tetapi juga dapat berlangsung dalam waktu yang panjang.

Penanggulangan bencana adalah suatu proses yang dinamis, berlanjut dan terpadu untuk meningkatkan kualitas langkah-langkah yang berhubungan dengan observasi dan analisis serta pencegahan, penjinakan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, rehalibitasi dan rekonstruksi yang diakibatkan oleh bencana.

"Kita selalu berdoa dan berharap untuk dihindarkan dari kejadian bencana alam ataupun bencana lainnya. Serta kita harus selalu menjaga kerukunan umat beragama, jangan sampai kita mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab sehingga menimbulkan perpecahan," kata dia.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR