KALIANDA (lampost.co)-- Lima badan usaha yang dinaungi koperasi Sidomulyo Jejama Makmur (SJM) kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, masih terus menjalankan jasa keuangan.

Kelima badan usaha dalam bentuk koperasi tersebut yakni Harapan Jaya Sentosa di Desa Siringjaha, Gata Kompak di Desa Seloretno, Tunas Mekar Cemerlang di Desa Sidowaluyo, Usaha Jejama di Desa Kotadalam dan Melati Mekar di Desa Sukamaju. Kelima koperasi tersebut merupakan naungan koperasi SJM.



Hingga saat ini, perputaran uang simpan dan pinjam yang dikelola seluruh koperasi tersebut mencapai Rp1,5 miliar. "Alhamdulillah masih terus eksis dan berjalan," ujar Ketua pengurus Koperasi SJM Sidomulyo, Muksin HS.

"Lima koperasi ini masih berjalan, satu bergerak di usaha penjualan alas tulis dan empat simpan pinjam," kata dia, di sela-sela rapat koordinasi persiapan RAT, di aula Koperasi SJM, Kamis (6/12/2018).

Ia menjelaskan, koperasi SJM merupakan warisan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) yang sudah berakhir.
"Koperasi ini berawal dari program tersebut yang sudah berakhir," kata dia.

Dengan berakhirnya PNPM-MP, untuk melanjutkan usaha Simpan Pinjam Perempuan (SPP) harus berbadan hukum, sehingga dibentuk lah koperasi tersebut.

"Kelompok SPP masih berjalan, setelah konsultasi dengan Otoritas Jasa Keuangan harus berbadan hukum," ujarnya.

Anggota dari seluruh koperasi tersebut mencapai 3.000 orang, sedangkan untuk SPP sebanyak 150 kelompok yang sebelumnya dibawah naungan PNPM-MP Kecamatan Sidomulyo. "Awalnya kelompok SPP, setelah berkembang anggota perorangan semakin banyak," kata dia.

 

 

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR