KALIANDA (Lampost.co)--Banjir yang melanda sejumlah daerah di Lampung Selatan, dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan tanaman padi seluas 2.534,25 hektare mengalami puso atau gagal panen.

Plt. Kepala DTPHP, Puadi melalui KabitTanaman Pangan DTPHP Lamsel Mugiyono mengatakan dampak banjir yang merendam tanaman padi seluas 4.883 ha itu mengakibatkan seluas 2534,25 ha tanaman padi dipastikan puso.



"Data yang diterima hingga hari ini (kemarin red) dari Kecamatan, sudah dipastikan ada 2534,25 ha dinyatakan puso. Ini disebabkan, banjir yang melanda dalam beberapa pekan terakhir di sejumlah daerah Lamsel," kata dia melalui sambungan telepon, Kamis (22/3/2018).

Menurutnya, tanaman padi puso itu terdapat di lima kecamatan, yakni Kecamatan Palas 2.221 ha, Sragi 277,5 ha, Candipuro 25,5 ha, Katibung 9,5 ha,  dan Ketapang 0,75 ha. "Data ini sudah kami laporkan langsung ke Provinsi. Hanya saja laporan tertulis direncanakan besok (hari ini, red) akan kami kirim pengajuan bantuan benih," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR