Makau (Lampost.co) -- Korban tewas akibat Badai Hato bertambah menjadi 12 orang. Banyaknya korban jiwa diakibatkan petir menyambar gedung pencakar langit Hong Kong.

Delapan orang tewas akibat petir yang menyambar di gedung kasino Makau, sementara itu, media lokal menyebutkan mobil-mobil terendam dan orang berenang untuk melewati jalanan.



Satu orang tewas usai terluka akibat tembok roboh, dan yang lainnya jatuh dari teras lantai empat dan seorang turis China tewas tertabrak truk di tengah banjir. Pemerintah Makau juga menemukan jenazah pria yang ditemukan di tempat parkir pada Kamis, 24 Agustus 2017, pagi waktu setempat.

Dilansir dari laman Channel News Asia, resor kasino terbesar di Hong Kong dengan tema Venesia, juga memakai cadangan tenaga listrik untuk menghidupkan tempat judi tersebut.

Di Hong Kong, Badai Hato menjadi satu badai yang paling ditakuti. Sudah tiga kali badai ini meruntuhkan finansial wilayah itu selama 20 tahun terakhir.

Lebih dari 120 terluka, salah satunya pria 83 tahun yang berusaha untuk bunuh diri di tengah badai.

Sementara itu, akibat badai ini juga, di selatan China, tepatnya Provinsi Guangdong, sudah empat orang dilaporkan tewas dan 26.817 lainnya dievakuasi di tempat penampungan sementara. Lebih dari dua juta rumah kehilangan listrik.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR