KALIANDA (Lampost.co) -- PT Hutama Karya (Persero) menyatakan setiap hari ribuan kendaraan roda empat terpantau melintasi ruas jalan tol trans-Sumatera (JTTS) seksi 1 Pelabuhan Bakauheni-Simpang Susun Bakauheni sepanjang 8,9 km.

Kepala Cabang Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Hanung Hanindito, menerangkan berdasarkan data dari petugas Divisi Lalu Lintas Tol pintu tol Bakauheni Utara maupun Selatan, rata-rata kendaraan pribadi atau angkutan barang yang melintasi jalan tol seksi 1 mencapai 1.500 unit setiap hari atau 50 persen dari jumlah kendaraan yang turun dari kapal.



“Banyak truk yang hendak menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni melintasi pintu tol Bakauheni Utara. Sedangkan dari pintu tol Bakauheni Selatan juga banyak diminati sopir mobil-mobil pribadi, truk dan bus yang baru keluar dari kapal. Tercatat sejak pukul 22.00 kemarin hingga pukul 11.30 siang tadi, tercatat sebanyak 1.121 kendaraan pribadi, bus dan angkutan barang melintasi jalan tol pada seksi 1 pelabuhan Bakauheni-Simpang Susun,Bakauheni,” kata Hanung saat dihubungi, Senin (7/5/2018).

Sementara sejumlah sopir truk yang sedang melepas lelah di RM Tiga Saudara jalinsum Desa Gayam, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan mengaku lebih lebih mudah, nyaman, dan aman masuk tol setelah keluar dari kapal Feri.

"Walau hanya sebentar, setelah keluar dari kapal saya lebih memilih lewat tol walau hanya sampai pintu exit tol Desa Hatta, kurang lebih sepanjang 9 km. Selain gratis, lewat tol lebih nyaman dan cepat,” ungkap salah satu sopir truk Fuso Abdul Halim (43) kepada Lampost.co.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR