PALEMBANG (Lampost.co)--Kementerian Badan Umum Milik Negara (BUMN) menyebutkan tantangan pembangunan jalan tol trans sumatera (JTTS) ruas Bakauheni- Palembang sepanjang 450 kilometer adalah pengadaan tanah dan karateristik tanah.

Progres pembangunan JTTS yang menelan investasi untuk kontruksi sebesar Rp42,99 triliun itu pengadaan tanah tidak sesuai dengan rencana, seperti sengketa kepemilikan tanah dan tidak kesepakatan UGR menjadi tantangan sosial. Selain itu, sebagian besar kareteristik tanah dimulai dari lunak, berpasir, gambut dan bebatuan, sehingga diperlukan penanganan khusus untuk kontruksi.



“Seperti pekerjaan pada ruas tol Mesuji-Kayuagung, OKI dengan karateristik tanah gambut dibutuhkan teknologi untuk percepatan pembangunan.  Pada lahan rawa dibutuhkan metode sail improvement (vacuum preloading) dengan waktu pengerjaan kurang lebih 4 bulan,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno usai makan malam di River Side restauran Palembang, Rabu (29/8/2018) malam.

Progres per Agustus, ujar Rini, untuk ruas Bakauheni Terbanggi besar sepanjang 140 km, pengadaan lahan telah mencapai 96,40% dengan fisik 86,02%. Ruas PematangPanggang-Kayuagung, pengadaan lahan 90,80% dengan fisik mencapai 73% dan ruas Palembang-Indralaya masalah pengadaan lahan mencapai 100% dengan fisik 95,46%.

“Investasi yang dibutuhkan untuk kontruksi ruas Bakauheni-Terbanggi Besar Rp16,79 triliun, ruas Pematangpanggang-Kayuagung Rp21,95 triliun dan Palembang-Indralaya Rp4,25 triliun dengan sumber dana berasal dari equity PT Hutama Karya (PMN) dan pinjaman,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya jalan tol dapat meningkatkan pendapatan pajak negara, meningkatkan nilai properti, maka mempersingkat jarak tempuh dan potensi pengembangan perumahan, penyerapan tenaga kerja, menghubungkan pusat pusat pertumbuhan ekonomi dan mempersingkat waktu tempuh.

“Semula pelabuhan Bakauheni-Kayuagung ditempuh 9 jam karena panjangnya mencapai 325 km, sekarang dengan adanya jalan tol dapat ditempuh
4 jam dengan kecepatan rata rata 100km/ jam,” pungkasnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR