Jakarta (Lampost.co) -- Tokopedia mendapat kado manis di ulang tahunnya yang ke-8, yaitu investasi sebesar USD1.1 miliar (Rp14,7 triliun) dari raksasa e-commerce Tiongkok, Alibaba. Investasi kali ini dipimpin oleh Alibaba dan diikuti oleh pemegang saham Tokopedia. Dengan investasi ini, Alibaba menjadi pemegang saham minoritas di Tokopedia. 

Dalam pernyataan resminya, Tokopedia menyebutkan bahwa investasi ini akan mereka gunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan mereka. Selain itu, dengan ini, diharapkan, para penjual dan mitra Tokopedia akan dapat dengan lebih mudah mengembangkan usahanya di dalam negeri hingga ke tingkat internasional.



"Kami menyambut baik Alibaba sebagai salah satu pemegang saham di Tokopedia dan kami percaya bahwa kemitraan ini akan mempercepat terwujudnya misi kami dalam menggerakkan pemerataan ekonomi secara digital," ujar CEO dan Co-founder Tokopedia, William Tanuwijaya dalam cara perayaan ulang tahun Tokopedia yang diadakan di Pullman Center Park. 

"Alibaba Group dan Tokopedia memiliki kesamaan visi dalam membantu UMKM dalam kesuksesan usahanya dan kami sangat senang dapat bekerja sama bersama Tokopedia untuk melayani seluruh masyarakat Indonesia," jelas Daniel Zhang, CEO Alibaba Group.

Pengumuman ini akhirnya akan menenangkan rumor yang menyebutkan bahwa Alibaba akan mengakuisisi Tokopedia, yang menurut data dari Similar Web, merupakan situs e-commerce yang paling sering dikunjungi di Indonesia. 

Asia Tenggara memang kini menjadi pasar yang menarik bagi para pemain e-commerce global. Tahun lalu, untuk masuk ke dalam pasar e-commerce di Asia Tenggara, Alibaba telah mengakuisisi Lazada, yang beroperasi di 6 negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. 

Sementara itu, pesaing utama Alibaba di Tiongkok, JD, juga tertarik untuk masuk ke Asia Tenggara. Indonesia menjadi salah satu target pasar JD. Salah satu strategi yang mereka gunakan adalah membangun pusat pengiriman di Indonesia. 
 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR