LIWA (Lampost.co) -- Tokoh adat Paksi Pak Sekala Bkhak Kepaksian Pernong, Seem R Canggu Gelar Raja Duta perbangsa mempertanyakan kejelasan peggantian wajah patung Tugu Sekura yang ada di taman kota Ham Tebiu, Kecamatan Balikbukit yang dinilai tidak sesuai dengan kaidah Sekura.

"Ita minta kejelasan kapan wajah Tugu Sekura di Hamtebiu di perbaiki. Kalau yang sekarang itu tidak sesuai kaidah dari sekura itu sendiri. Karena Tugu Sekura yang ada itu pakaiannya sekura betik tapi wajahnya pakai sekura kamak. harusnya wajahnya itu juga sekura betik," kata Seem, Senin (16/4/2018).



Juru bicara Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bkhak Kepaksian Pernong itu bahkan menegaskan jika keluhan masyarakat itu sudah disampaikan kepada mantan bupati Lampung Barat, Mukhlis Basri dan saat itu langsung ditindaklajuti dengan memerintahkan pihak rekanan untuk segera memperbaikinya.

"Dulu sudah kita sampaikan sama pak Mukhlis (mantan Bupati), beliau langsung respon. Tapi sampai sekarang tidak kunjung di perbaiki," keluh Seem.

Menurut Seem jika wajah sekura yang menjadi budaya warisan leluhur tersebut tidak segera diperbaiki, akan merubah makna dari sekura itu sendiri. "Tugu sekura ini dijadikan tempat foto-foto, sudah menyebar di media. Bahkan ini sudah mendunia. Kalau dibiarkan begitu saja tentu masyarakat adat yang disalahkan karena melakukan pembiaran," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR