BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Presiden Republik Indonesia saat ini sekaligus Calon Presiden 2019 Joko Widodo, direncanakan mengunjungi Provinsi Lampung selama dua hari yakni, Jumat dan Sabtu (23-24/11/2018).

Pada hari Jumat, dengan mengunjungi Kabupaten Lampung Timur, dan Kota Metro, merupakan agendanya sebagai kepala Negara Indonesia.



Sedangkan pada hari Sabtu, merupakan agenda kampanye yang digelar oleh Tim kampanye daerah Lampung Koalisi Indonesia Kerja.

Kepala Biro Operasional Polda Lampung, Kombespol Yosi Hariyoso, mengatakan hingga saat ini masih menunggu arahan dari Kementerian Sekretariat Negara, terkait mekanisme Pengamanan, protap, dan hak teknis lainnya, seperti jumlah personil. Pengamanan tersebut bernama Pan Waskita, yang Operasinya dibawah Komandi TNI.

"Kita nunggu Setneg, tapi yang jelas nanti Polda dan Polres siap backup, karena komando atau domainnya ada di Komando Daerah Militer II/Sriwijaya," ujarnya, Rabu (21/11/2018).

Kemudian, untuk agenda Joko Widodo di Bandar Lampung pada Sabtu, setidaknya ada sekitar 500 personel yang disiapkan, gabungan dari Polda dan Polresta, dan bisa bertambah.

"Tapi kita juga masih nunggu, nanti menyesuaikan dengan jumlah masa yang hadir," katanya.

Pada hari Sabtu, Jokowi datang sebagai capres, sehingga mekanisme keamanan sama seperti calon presiden lainnya, atau calon kepala daerah, dan legislator. 
"Jadi nanti disediakan sama panitia, tidak ada fasilitas negara yang digunakan," katanya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Danrem 043 Garuda Hitam, tak bisa dihubungi, terkait kesiapan Pam Waskita, dibawah naungan 
Komando Daerah Militer II/Sriwijaya. Namun, dalam pengamanan kepala negara, biasanya  beberapa kompi, atau satuan setingkat kompi (SSK), diturunkan untuk melakukan pengamanan. Biasanya, dalam Pengamanan dibagi ke bebrapa ring, dimana ring pertama, Presiden bakal langsung dikawal oleh Paspampres.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR