LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 25 October
6824
Kategori Advertorial
Penulis Rian Pranata
Editor Sri Agustina
LAMPUNG POST | TNI AU dan Dirjen Perhubungan Udara Dukung Lanud Pangeran M Bun Yamin Jadi Bandara Komersial
Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Pangkoops I Marsda TNI Imran Baidirus, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, dan Kapolda Lampung Irjen Suroso Hadisaat meninjau Lanud Pangeran M Bunyamin Tulangbawang, Selasa (24/10). (Foto:Lampost)

TNI AU dan Dirjen Perhubungan Udara Dukung Lanud Pangeran M Bun Yamin Jadi Bandara Komersial

TNI Angkatan Udara mendukung penuh Lanud Pangeran M Bun Yamin (PMB) sebagai bandara komersial. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan penerbangan di tujuh kabupaten di Lampung, yakni Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji, Lampung Timur, Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Way Kanan.

"TNI Angkatan Udara Republik Indonesia siap mendukung penuh adanya Lanud Pangeran M Bun Yamin sebagai bandara komersial di Lampung. Sebagai bentuk kesiapan tersebut, saya serahkan ini semua ke pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. Intinya kami siap mendukung," ujar Kepala Staf TNI angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat meninjau kesiapan Lanud PMB untuk dijadikan bandara komersial, Selasa (24/10).

Hadir dalam acara kunjungan tersebut Pangkoops I Marseda TNI Imran Baidirus dan Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, Danrem Kolonel (Inf) Hadi Basuki, Danlanud Letkol (Pnb) Ahmad Mulyono, Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal, Sekprov Lampung Sutono, Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, Wakil Bupati Tulangbawang Heri Wardoyo, Danlanal Kolonel (P) Kelik Haryadi, Dandim 0426 /Tuba Letkol Arm Kusfiandar, Danbrigif-3 Marinir Kolonel (Mar) Umar Farouq, Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, serta para pejabat Forkopimda Tulangbawang dan Tubaba.

Hadi mengatakan dengan dibangunnya bandara komersial tersebut, Lanud Pangeran M Bun Yamin telah mempersiapkan tanah seluas 4.000 ha dan landasan pacu juga siap ditambah sebagai kelengkapan pembangunan bandara. "Saya yakin dengan dibangunnya bandara ini dapat memberi dampak sangat besar, salah satunya peningkatan perekonomian daerah, serta peningkatan ekonomi di wilayah Lampung, apalagi bandara ini akan dijadikan akses penerbangan di tujuh kabupaten," kata dia.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan dijadikannya lanud sebagai bandara komersial akan meningkatkan trimulti sehingga perekonomian di daerah otomatis akan semakin meningkat. Dia mencontohkan bandara di Tasikmalaya, Jawa Barat, yang memiliki potensi calon penumpang sangat besar mengingat lokasinya yang terletak tidak jauh dari pusat pemerintahan. "Saya yakin akan menjadi prioritas terbaik untuk perekonomian di wilayah ini," ujarnya.

Dia juga menyebut aktivitas dunia usaha di sekitar bandara cukup signifikan dan ada yang berorientasi ekspor dan berpengaruh pada suplai stok komoditas nasional, seperti Sugar Group, PT Gunung Madu Plantation, PT Central Pertiwi Bahari, PT Bratasena, PT Great Giant Pineapple, dan PT Bangun Nusa Indah Lampung. “Selanjutnya, sebagai konektivitas infrastruktur antarwilayah dalam sistem logistik dan transportasi nasional,” katanya.

Keempat sebagai supporting system bagi pengembangan Bandara Udara Radin Inten II dalam mengantisipasi peningkatan kepadatan pengguna layanan transportasi di Lampung. “Ini juga didukung akses jalan yang melintas yaitu jalan nasional pantai timur dan rencana trase jalan tol trans-Sumatera. Pengembangan lapangan udara juga dapat memberikan multiplier effect bagi peningkatan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Kedatangan Kastaf TNI AU dan Direjen Perhubungan Udara ke Lanud M. Bun Yamin, Tulangbawang. (Foto:Lampost)

Harapan terbaik semoga dengan adanya kajian ini nantinya akan segera direalisasikan dalam kurun waktu dekat, bisa tiga tahun hingga lebih, untuk proses pembangunannya. "Kita sama-sama berdoa semoga dapat segera terealisasi Lanud Pangeran M Bun Yamin menjadi bandara komersial. Kerja sama semua pihak khususnya Pemprov dan Pemkab yang dapat mempercepat terwujudnya bandara ini," katanya.

LAMPUNG POST
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv