JAKARTA (Lampost.co)--Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma'ruf, Irma Chaniago mengatakan bahwa yang sebenarnya bingung adalah kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang tidak memiliki program konkrit. 
"Jokowi mengeluarkan program 3 kartu baru, yakni kartu pra kerja, kartu sembako, dan kartu indonesia pintar untuk level universitas. Pemaparan mengenai program 3 kartu sakti Jokowi ini sudah sangat jelas, jika dibandingkan dengan kubu oposisi yang cenderung masih wacana di awang-awang," ujar Irma di Jakarta dalm rilis yang diterima Lampost.co, Senin (11/3/2019).
Irma menyebut janji penyediaan lapangan kerja yang diusung Prabowo Sandi tidak diikuti penjelasan terperinci tentang cara mencapainya dan berapa sasarannya.
"Kalau Jokowi sudah jelas menciptakan 10,3 juta lapangan pekerjaan. Tahapannya juga jelas untuk meningkatkan kemampuan dari lulusan SMA/SMK dan universitas yang baru lulus. Kalau kubu sebelah apa langkah konkritnya," tanya Irma. 
Oleh karena itu politisi dari Partai NasDem itu sangat menyayangkan kritik yang diberikan oleh kubu oposisi terhadap program kartu sakti Jokowi. "Menurut kami seharusnya BPN bisa lebih concern terhadap program kerja yang akan mereka lakukan kedepannya, bukan sibuk mengkritik petahana," tandasnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR