JAKARTA (Lampost.co)--Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin merilis klaim kemenangan telak di Provinsi Jawa Tengah dan Sulawesi Utara. Berdasarkan data TKN, Jokowi-Amin memperoleh 75,88% suara di Jateng dan 75,68% suara di Sulawesi Utara. 
Jokowi-Amin sapu bersih kemenangan dengan suara terbanyak di 35 kabupaten/kota di Jateng. Sementara perolehan suara Jokowi-Amin di Sulut meningkat dibandingkan hasil Pilpres 2014. Pada Pilpres 2014, Jokowi menang di 9 dari 15 kabupaten/kota di Sulut. Pada Pilpres 2019, Jokowi-Amin mampu memenangkan suara terbanyak di 11 kabupaten/kota. 

Wakil Direktur Saksi TKN, Lukman Edy, menjelaskan penghitungan suara sementara TKN sejalan dengan rekapitulasi KPU dan berbagai lembaga survei yang terverifikasi KPU. Pencapaian ini sekaligus membantah klaim kemenangan telak paslon 02 yang dideklarasikan beberapa jam usai pemilu. 
Temuan tim TKN di lapangan menunjukkan, klaim kemenangan 02 hanya berdasarkan sampling suara di 105 dari 135.391 TPS di Jateng, dan 1 dari 7.625 TPS di Sulut. “Ini kebohongan yang luar biasa. Artinya klaim kemenangan 02 tidak faktual dan hanya pilih TPS yang mereka menang saja,” tegas Lukman.
Direktur Kampanye TKN Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Benny Ramdhani menambahkan, seluruh hasil penghitungan pemilu yang sejauh ini konsisten menyatakan keunggulan Jokowi-Amin, tidak ada hubungannya dengan narasi besar 02 terkait kecurangan terstruktur dalam pemilu yang menguntungkan paslon 01. 



“Seperti di Sulut, ada puluhan TPS yang harus pemilu ulang. Tapi mayoritas karena kesalahan teknis di TPS. Misalkan pemilih tanpa formulir A5 bisa mencoblos. Jadi tidak ada hubungannya dengan tudingan kecurangan terstruktur,” ungkap Benny. 
 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR