BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Hengki (31), dan Dani (39) warga Jati Agung Lampung Selatan, harus mendekam di balik jeruji besi lantaran dibekuk Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung di kediamanya masing-masing, Sabtu (2/5) malam.

Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Bobby Marpaung melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Ruli Andi Yunianto mengatakan, keduanya diduga melakukan penipuan dengan menggunakan HP, dan meminta uang ke korban yang dihubunginya. Keduanya melakukan penipuan dengan korban Erna Alif Rosyani (44) seorang Wiraswasta, warga Jalan Walang Baru, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.



"Jadi pelaku ini nipu dengan nelpon acak pake ponsel, nah karena di Polres Jakarta Utara melacak dan pelaku serta lokasinya di Lampung, makanya dilimpahkan ke kita," ujarnya Selasa (5/6/2018).

Modus yang dilakukan tersangka yakni, menelpon korban dan mengaku sebagai teman lamanya yang bernama Sigit. Lalu pelaku membujuk korban dengan mengaku kalau sang istri sedang sakit dan butuh pinjaman duit sebesar Rp. 40 juta. Lantas korban terkena bujuk rayu, dan mengirimkan uang tersebut ke rekening atas nama Indah, yang diberikan oleh tersangka.

"Pas di cek ke Sigit aslinya, ternyata dia enggak ada sama sekali minta uang, makannya korban lapor," katanya.

Dari pengakuan pelaku, Hengki berperan dalam melakukan penipuan dan Penelopon acak, sedangkan Dani berperan dalam mencari dan meminjam rekening yang nantinya digubakan untuk melakukan penipuan.

"Dari pengakuan baru sekali, tapi masih kita dalami," katanya.

Keduanya dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR