BANDAR LAMPUNG (Lamspot.co)--Ketua Tim Koordinasi Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Provinsi Lampung, Kusnardi, mengimbau agar masyarakat teliti dalam memilih makanan sebelum dibeli guna terhindar dari makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya.
Usai melakukan pemeriksaan di beberapa pasar di Bandar Lampung, Kusnardi memberikan beberapa tips memilih makanan bebas bahan pengawet berbahaya.
"Keamanan pangan ini bukan hanya tugas kita pemerintah tapi masyarakat juga harus ikut mengawasi. Kalau membeli harus teliti, dibaca, dilihat bentuknya," kata dia.

Salah satunya adalah ketika membeli toge, masyarakat tidak usah ragu untuk mematahkan toge tersebut. Jika sulit untuk dipatahkan patut diduga sudah diawetkan. "Dipatah-patahin aja tidak apa apa kalau dia tidak gampang patah kemungkinan sudah dikasih pengawet jenis formalin," kata dia.
Tidak terkecuali ikan maupun ikan. Dapat dilihat dari insang, jika pucat dan tidak segar, bisa jadi telah diberi pengawet berbahaya. Lebih baik mencari ikan yang segar. "Ikan asin juga gitu sama. Ikan di pencet pencet dilihat lihat insangnya, kalau dia pucat putih tidak ada lalernya kalau di pasar tradisional, kemungkinan itu sudah diberi pengawet," kata dia.
Selain itu, yang tidak kalah penting terkait administratifnya. Masyarakat harus jeli melihat label kadaluarsa, maupun izin edar barang yang dijual. "Izin edar siapa yang keluarkan, banyak juga yang nakal, izinnya palsu, sekarang kan gampang sih ada handphone, di jepret, cek, bener gak nih, kita harus waspada, bukan tidak mungkin barang stok lama dikeluarin, teliti lah kita agar selamat tidak kena penyakit dari makanan," kata dia. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR