KALIANDA (Lampost.co)--Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin menyatakan angka kecelakaan secara nasional turun 30 persen dan angka pelanggaran lalu lintas turun sekitar 60 persen dibandingkan Lebaran 2017 lalu. Penurunan angka pelanggaran dan lakalantas tersebut, ujar Wakapolri, karena didukung kualitas transportasi dan infrastruktur yang meningkat dan membaik rata rata 60 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.
“Membaiknya kualitas transportasi dan infrastuktur berdampak pada pelayanan arus mudik dan balik Lebaran pada tahun inj lebih baik dan lancar, “kata Wakapolri saat meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni pada H+4 Lebaran, Rabu (20/6/2018).
Wakapolri juga memperkirakan sekitar 55 persen dari total jumlah penumpang arus mudik sebanyak 970.320 orang yang belum kembali ke pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, akan kembali pada Rabu (20/6/2018) dan Sabtu-Minggu (23-24/6/2018).
“Berdasarkan laporan pak Kapolda, pemudik yang telah kembali ke Jakarta sampai hari kemarin sudah 45%. Saya kira hari ini separuh yang kembali ke Jakarta, karena besok sudah hari kerja. Dan separuhnya lagi akan kembali pada hari Sabtu dan Minggu nanti,” katanya.
Terkait angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dan pelanggaran lantas, ujar Wakapolri, angka laka lantas secara nasional menurun 30 % dan angka pelanggaran lalu lintas juga turun hingga 60%. ”Semuanya turun, termasuk angka kriminalitas,” ucapnya.
Sementara Kapolda Lampung Irjen Suntana mengatakan rekayasa lalu lintas yang kita terapkan pada saat arus mudik dan Balik Lebaran tahun ini cukup mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Sedangkan pembangunan posko posko pantau pada jalur mudik juga diklaim mampu mengurangi tindak kriminalitas jalanan.
“Keberadaan bus saat ini cukup maksimal, sehingga tidak ada penumpukan pemudik seperti tahun lalu. Hanya saja kemarin sempat terjadi penumpukan karena ketrrlambatan buz dari terminal Rajabasa, namun tidak ada gejolak seperti tahun lalu,” ungkap Kapolda.

Setelah melihat kondisi Pos Terpadu angkutan Lebaran 2018 di pintu masuk Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Wakapolri didampingi Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana, Bupati Lampung Selatan, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, GM PT ASDP cabang Bakauheni Anton Murdianto, dan Kapolres Lamsel AKBP M. Syarhan meninjau kondisi arua balik di loket tiket penumpang jalan kaki dan gangway di dermaga 1 dan II  Pelabuhan Bakauheni. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR