LIWA (Lampost.co) -- Pemkab Lampung Barat terus melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU).

Sedikitnya ada dua program yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yakni program rumah sakit peduli keluarga pasien miskin (RS PK-PM) dan peduli administrasi kependudukan (RS Pelanduk). Kedua program tersebut kini diberi nama RS PK-PM Hebat dan RS Pelanduk Hebat.



Direktur RSUDAU dr. Widyatmoko Kurniawan mengatakan program RS PK-PM Hebat yaitu program pelayanan memberikan makanan untuk keluarga pasien yang menunggu pasien KIS PBI dan keluarga dengan Jaminan Persalinan (Jampersal) sebanyak 3 kali sehari untuk satu orang keluarga pasien selama dirawat.

"Jadi setiap harinya keluarga pasien mendapatkan makan namun jatahnya hanya untuk satu orang  keluarga pasien yang menunggu. Program ini hanya untuk pasien kurang mampu yang menggunakan KIS PBI dan Jampersal," terang dia, Kamis, 19 September 2019.

Dia mengatakan program ini sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakatnya. Tujuanya untuk membantu meringankan beban bagi keluarga masyarakat kurang mampu yang sakit.

Kemudian untuk program Pelanduk Hebat, yaitu dilaksanakan dengan cara pihaknya membantu pembuataan akte kelahiran, kartu identitas anak (KIA), Kartu keluarga (KK) dan akta kematian, bagi bayi yang lahir dan pasien yang meninggal di rumah sakit Liwa.

"Misalkan ada bayi yang lahir di RSUDAU, pihak orang tua hanya menyerahkan KK asli dan memberikan nama si anak kepada petugas, lalu petugas akan mengurus semua seperti perubahan KK dan kartu identitas lainnya. Sehingga saat bayi pulang maka mereka tidak perlu lagi mengurus Adminduk di Disdukcapil. Begitu juga dengan pasien yang meninggal dunia di rumah sakit ini, petugas juga akan mengurus akte kematiannya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program yang digulirkan. Sejak digulirkannya beberapa program tersebut, kini sudah banyak masyarakata yang merasakan manfaatnya.

"Peningkatan pelayanan juga meliputi sumberdaya manusia (SDM) rumah sakit yaitu tentang  bagaimana para petugas melayani dengan sepenuh hati, ikhlas dan melaksanakan tugas sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang telah ditentukan dan dipahami, baik tenaga dokter, bidan, perawat dan petugas lainnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR