BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Setelah Arinal Djunaidi dan Chusnunia ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih, mereka membentuk tim transisi sambil menunggu pelantikan. Tujuannya sinergi antara pusat dan daerah untuk mewujudkan program prioritas dan janji kerjanya saat kampanye.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung, Supriadi Hamzah mengatakan pemahaman tim transisi merupakan gambaran Arinal Djunaidi yang akan melakukan pembahasan untuk mewujudkan janji kerja yang telah diberikan kepada masyarakat Lampung.



"Tim transisi ini gak kaku-kaku amat, gak ada ketua timnya dan dan pembahasan gak ruwet. Pemahaman tim transisi untuk sinergi antara pusat dan derah. Kemudian juga dari fraksi-fraksi partai koalisi (Partai Golkar, PKB dan PAN) bersama-sama mewujudkan janji kerja," katanya kepada Lampost.co, Senin (13/8/2018).

Untuk mewujudkan program dan janji tidak bisa diselesaikan sendiri, namun harus ada dukungan dari berbagai pihak untuk bersinergi, melakukan lobi-lobi dan berkolerasi dengan pemerintah pusat.

"Setahun ini sebelum pelantikan, Arinal Djunaidi melakukan penjajakan dan lobi-lobi di pemerintah pusat dan instansi terkait untuk mewujudkan janji kampanye," katanya.

Kemudian ia mengatakan selain Gubernur Lampung terpilih, Arinal Djunaidi juga sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Lampung yang memiliki tugas untuk menangkan partai di Pileg 2019 dan juga menjadi tim pemenangan GoJo yang siap allout memenangkan Joko Widodo sebagai Presiden RI untuk 2 periode.
"Setahun ini bukan hanya berpikir untuk Lampung sebagai Gubernur terpilih tapi juga memenangkan Joko Widodo dan memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2019 mendatang," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR