PANARAGAN (Lampost.co) -- Tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur provinsi Lampung di kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menyepakati untuk melakukan penurunan Alat peraga sosialisasi (APS) pasangan calon diseluruh wilayah Tubaba.

Selanjutnya, menunggu alat peraga kampanye (APK) yang disediakan oleh komisi pemilihan umum (KPU) Tubaba selesai dicetak dan dibagikan kepada masing-masing paslon untuk dipasang sebelum masa tenang tiba. 



Kesepakatan ini merupakan keputusan final hasil rapat bersama stakeholders, tim sukses dan KPUD yang di gelar oleh panitia pengawas pemilu (Panwaslu) menjelang menertibkan APS yang telah ditetapkan Bawaslu, Senin (12/2/2018).

"Sebelum diadakannya rapat bersama ini kami telah menyampaikan surat pencegahan kepada Partai Politik Pengusung atau pendukung Paslon, dan hari ini mereka sepakat melaksanakannya," ujar ketua Panwaslu setempat, Midiyan, kepada lampost.co, Senin (12/2). 

Sementara itu, Ketua KPU setempat, Ismanto Ahmad, menjanjikan usai penertiban APS, pihaknya akan menggantikan dengan APK resmi yang di cetak oleh KPU untuk di pasang sebelum masa tenang meskipun jumlah nya di batasi . 

"Untuk setiap paslon, disediakan tiga jenis APK, yang pertama dalam bentuk baliho sebanyak lima buah ditingkat kabupaten , Umbul-umbul 20 buah untuk kecamatan, Spanduk dua buah setiap desa, dan pasangan calon dapat mencetak dengan batasan tidak lebih dari 150 % APK yang dicetak oleh KPU," ujarnya. 

Sebagai simbol kesediaan masing-masing tim kampanye untuk menjalankan aturan tersebut, usai rapat dilakukan, Panwaslu dan KPUD mengajak masing-masing perwakilan tim sukses untuk melepas APK yang terpasang di sejumlah titik diantaranya yang terpasang dipertigaan samsat Tulangbawang barat. 

Kemudian kegiatan penurunan APS di dilanjutkan satuan polisi Pamong Praja (Pol-PP), Panwascam dan Panitia Pengawas lapangan (PPL) di sepanjang jalan protokol kabupaten Tulangbawang barat.

PENULIS

Ahmad Sobirin

TAGS


KOMENTAR