PESAWARAN (Lampost.co)--Tim Mabes Polri melakukan investigasi terkait kasus barang bukti kayu Sonokeling yang dibawa oknum Polres Pesawaran ke Bandar Lampung.

Informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co. di Polda Lampung bahwa tim dari Mabes Polri ke Polda Lampung melakukan invetigasi terkait kasus dugaan barang bukti (kayu sonokeling) yang diduga dibawa oknum perwira menengah (pamen) Polres Pesawaran ke wilayah Kota Bandar Lampung dari makopolres Pesawaran pada 22 Oktober lalu.
Selain, tim dari Mabes polri, tim internal Kepolisian Resort (Polres) Pesawaran juga melakukann investigasi terkait kasus dugaan oknum pamen yang menyalahgunakan barang bukti kayu sonokeling hasil pembalakan liar yang dibawa ke wilayah Bandar Lampung dengan maksud untuk dimiliki oleh oknum pamen.



Kapolres Pesawaran, AKBP M.Syarhan saat dikonfirmasi Lampost.co, usai apel gabungan Operasi Zebra Krakatau, 2017 di Lapangan Mapolres Pesawaran, Rabu (1/11/2017), mengatakan bahwa tim internal Polres Pesawaran juga sedang melakukan investigasi terkait kasus dugaan barang bukti kayu sonokeling diduga dibawa oknum Pamen yang bertugas Polres Pesawaran.
“Iya kasus itu sedang dilakukan investigasi oleh tim,”kata Syarhan.

Baca juga: Polres Pesawaran Investigasi Oknum Penyalah Guna Barang Bukti

Ketika ditanya terkait turunnya tim dari Mabes Polri ke Lampung melakukan investigasi terkait kasus dugaan barang bukti (BB) kayu sonokeling yang dibawa ke wilayah Karimunjawa, Sukarame, Bandar Lampung, Kapolres tak menepisnya.
“Iya tim Mabes Polri melaksanakan kegiatan saja.Terkait sanksi nanti kita lihat, tim masih berjalan,”ujarnya sembari menuju mobil dinasnya.
Sebelumnya diberitakan, Polres Pesawaran mengklaim bahwa jumlah barang bukti kayu ilegal masih lengkap.

Kasat reskrim Polres Pesawaran, Iptu Hasanuddin mewakili kapolres Pesawaran, AKBP M. Syarhan mengatakan dugaan barang bukti yang dibawa oknum Polres Pesawaran ke wilyah Bandar Lampung.
“Hasil temuan sementara barang bukti yang ada kaitan dengan perkara atau tersangka ilegal logging masih lengkap semua,”kata Hasanuddin dalam acara diskusi terbuka Lembaga Bantuan Hukum di Bandar Lampung, Kamis (26/10).

Dia menjelaskan,terkait adanya kasus dugaan barang bukti kayu (sonokeling) yang diduga dibawa oleh oknum Polres Pesawaran ke wilayah Bandar Lampung, secara tidak langsung jelas mencoreng nama baik Polres Pesawaran yang saat ini sedang gencar melakukan pengungkapan terhadap para pelaku pembalakan liar atau ilegal logging.

“Yang jelas, tim internal, reskrim, propam dan intel sedang melakukan investigasi internal, terkait permasalah itu.Mungkin kayu yang dibawa itu diluar barang bukti berdasarkan pengakuan dari para tersangka yang sedang ditangani oleh petugas,”jelasnya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR