KOTABUMI (lampost.co) -- Implementasi program reformasi koperasi, tim Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) memverifikasi 70 koperasi tidak aktif atau mati suri di Kabupaten Lampung Utara.

Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (Dinka UMKMP) Kabupaten Lampung Utara, Lusida Kausa, di ruang kerjanya, Senin (20/8/2018) mengatakan di 2018, tercatat 123 unit koperasi yang mengalami mati suri di Lampura. Dari jumlah itu, 73 unit koperasi terancam dibekukan pihak Kemenkop UKM sebagai bagian dari program reformasi total koperasi, dengan melakukan reorientasi dari kuantitas ke kualitas.



Merujuk dari hasil verifikasi yang dilakukan, telah 3 unit koperasi mati suri dinyatakan sebagai koperasi aktif karena telah memenuhi persyaratan telah melakukan rapat anggota tahunan (RAT) serta berjalannya kegiatan sesuai dengan bidang usaha yang digeluti. Sedangkan sisanya, 70 koperasi mati suri yang terancam dibekukan pihak Kemenkop UKM masih terus diverifikasi.

"Sebanyak 70 koperasi mati suri yang terancam dibekukan pada 2018 oleh pihak Kemenkop UKM masih pada tahap verifikasi untuk mendorong koperasi tersebut menjadi koperasi aktif. Dan bila benar-benar tidak dapat di bina dalam batas waktu yang ditentukan, pembekuan izin operasional koperasi akan dilakukan pihak Kemenkop UKM," ujarnya pada Lampost.co.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR