TIM basket Spanyol yang dimotori Marc Gasol dan Ricky Rubio sukses meraih gelar keduanya sebagai juara dunia bola basket usai mengalahkan Argentina 95-75 di Final Kejuaraan Dunia Bola Basket di LeSport Center, Beijing, Tiongkok, Minggu, 15 September 2019.

Kemenangan itu pun menjadi momen spesial bagi Gasol karena sekitar 3 bulan sebelumnya, Center 34 tahun itu sukses membantu klubnya Toronto Raptors menjuarai NBA. Di final Piala Dunia Basket, Gasol mencetak 14 poin, 7 rebound, dan 7 asis.



"Saya sangat beruntung bsia berada dalam posisi ini, bermain dan membantu rekan-rekan. Semua yang dikorbankan, terbayar sudah. Ini tahun yang menakjubkan," kata Gasol yang bersama saudaranya Pau Gasol ikut membawa Spanyol juara dunia pada 2006.

Spanyol yang harus melewati 2 babak perpanjangan waktu (overtime) saat berjumpa Australia di semifinal, bermain trengginas sejak awal laga di final. Anak asuh Sergio Scariolo itu tak sekalipun tertinggal dari Argentina dalam perolehan poin.

Di samping penyerangan yang tertata rapi, barisan pertahanan Spanyol juga sukses menghalau serangan Argentina. Kemampuan menahan bintang Argentina, Luis Scola menjadi kunci keberhasilan Spanyol menahan perolehan pon Argentina.

"DI Barisan pertahanan, kami membaik dari pertandingan sebelumnya, baik itu konsentrasi, determinasi, dan konsistensi," imbuh Gasol.

Meski kalah, pelatih Argentina Sergio Hernandez mengaku tetap bangga dengan permainan anak asuhnya. Ia menegaskan, di final kali ini, tim yang lebih baik dari Argentina yang menang.

"Kami memenangkan medali perak, bukan kehilangan medali emas," ujar Hernandez.

Sementara itu, di perebutan tempat ketiga, Australia harus mengakui keunggulan Prancis 67-59. Guard berdarah Turki, Nando de Colo memimpin perolehan poin Prancis dengan mencetak 19 poin di pertandingan tersebut.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR