JAKARTA (Lampost.co)---Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Johnny G. Plate menegaskan tiga tersangka dari 19 orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Lampung Tengah, bukan kader NasDem.

“Dari tiga yang dijadikan tersangka tersebut tidak termasuk kader Partai Nasdem, yaitu Ketua DPW NasDem Provinsi Lampung Mustafa,” ujar Johnny saat konferensi pers di DPP Partai Nasdem, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2018).



Johnny mengatakan partainya menunggu hasil keputusan lembaga Antirasuah terkait tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah yang diduga menyeret kadernya.

"Kami Partai Nasdem akan mengikuti secara cermat perkembangan pemeriksaan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dan akan mengambil tindakan-tindakan dan keputusan sesuai perkembangan yang nanti diputuskan di KPK," paparnya.

Johnny meyakini Ketua DPW NasDem Lampung Mustafa akan kooperatif memberikan informasi dan membantu KPK. "Sedapat-dapatnya dan mengikuti dengan baik agar proses Tipikor yang terjadi di Lampung Tengah bisa berjalan dengan baik," ungkap Johnny.

Dia menegaskan prinsip Partai Nasdem selalu mendukung KPK dalam memberantas tindak pencegahan dan penindakan korupsi di Indonesia.

Sebelumnya Pemerintah Lampu Tengah mengajukan usulan pinjaman pembangunan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp300 miliar.

Usulan itu tidak mendapat persetujuan dari beberapa anggota DPRD dari Lampung Tengah. Karena dianggap tidak ada asas keadilan yang diterapkan.

 

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR