PANARAGAN (Lampost.co)-- Polsek Tumijajar berhasil menangkap YA (20), MI (18) dan RK (16), mereka merupakan komplotan pelaku spesialis Curat (pencurian dengan pemberatan).

Kapolsek Tumijajar AKP Dulhapid, mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, para pelaku ditangkap hari Kamis (30/5), sekira pukul 15.00 WIB, di tempat yang berbeda.



“Ya yang berstatus pengangguran dan MI yang berprofesi pedagang, mereka merupakan warga Tiyuh/Kampung Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, sedangkan RK yang juga berstatus pengangguran, merupakan warga Tiyuh Karta Raharja, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar AKP Dulhapid, Jumat (31/5/2019).

Penangkapan terhadap para pelaku, berdasarkan laporan dari Saiful Ramadhan (18), berprofesi swasta, warga Desa Bumi Restu, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara. Kerugian berupa dua unit HP (handphone) merk Xiaomi dan dua unit jam tangan.

Aksi kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku terjadi hari Rabu (15/5), sekira pukul 02.00 WIB, di sebuah ruko yang berada di Tiyuh Daya Asri. Saat itu korban bersama dengan rekannya Riyan Armanda (21), berprofesi swasta, warga Desa Bumi Harja, Kecamatan Abung Surakarta pulang dari bermain dan istirahat di ruko tempat korban bekerja dengan posisi pintu rolling bagian depan dalam keadaan tertutup rapat.

“Sekira pukul 04.00 WIB, korban terbangun dan melihat HP beserta jam tangan miliknya dan milik rekannya yang di letakkan di samping tempat tidur telah hilang. Korban lalu melihat pintu rolling depan toko dalam keadaan terbuka, setelah itu korban menutup kembali pintu tersebut dan kembali tidur. Korban baru melaporkan peristiwa yang dialaminya hari Rabu (29/5), ke Mapolsek Tumijajar,” ungkap AKP Dulhapid.
Berbekal laporan dari korban, petugas kami segera melakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelakunya. Berkat keuletan dan kegigihan petugas dilapangan, akhirnya para pelaku berhasil ditangkap berikut BB (barang bukti) HP.

 Para pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Tumijajar dan akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke-4 dan ke-5 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR