WAY KANAN (Lampost.co)--Tekab 308 Polsek Baradatu menangkap Sunarno (28), warga Dusun Tanjungsari, Kelurahan Tiuh Balakpasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, yang telah menjadi buronan selama tiga tahun.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro, melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara, Jumat (11/1/2019), menjelaskan kronologis kejadian yakni pada Jumat (6/1/2016), sekitar pukul 07.00, saksi Ning hendak membuka gerai ponsel yang berada di Kelurahan Tamanasri, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan.



Saat saksi masuk ke konter, melihat kunci lemari etalase sudah dalam keadaan terbuka, lalu saksi panik dan menghubungi pemilik gerai Supendi (31) sebagai korban. Beberapa saat kemudian, korban datang mengecek ke dalam konter ternyata barang miliknya sudah banyak yang hilang, di antaranya 98 unit ponsel berbagai merek dan tipe, 10 unit PSP berbagai tipe, 1 unit speaker aktif, dan 1 kartu perdana sehingga korban mengalami kerugian yang ditaksir sekitar Rp80 juta.

Berdasarkan laporan informasi masyarakat, pelaku yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Way Kanan selama tiga tahun dilaporkan, berada di Jakarta Barat. Mendapat informasi tersebut, Tekab 308 Polsek Baradatu dipimpin Panit 1 Ipda Herwin Afrianto memburu ke lokasi.

Saat dilakukan penyergapan yang dibantu oleh petugas dari Polsek Tanjung Duren, tim dapat mengamankan pelaku yang sedang berada di Kelurahan Banjir Kanal, Kecamatan Tanjung Duren Kota, Jakarta Barat, tanpa perlawanan pada Rabu (9/1/2019), sekitar pukul 02.00.

"Saat ini pelaku telah berada di Polsek Baradatu, sedangkan untuk barang bukti sudah dilimpahkan ke Kejaksaan bersama pelaku yang sudah terlebih dahulu diamankan pada 2017," kata dia.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara," ujar AKP Yuda.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR