LIWA (Lampost.co)--Tiga pekon di Lampung Barat dalam tahun ini akan dibentuk menjadi desa tangguh bencana. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Barat Andi Cahyadi, mendampingi Kepala BPBD Gison Sihite, Minggu (12/1/2019), menjelaskan pembentukan desa tangguh bencana ini telah dimulai sejak 2018.

Dua desa yang telah ditetapkan menjadi desa tangguh bencana itu yaitu Pekon Sukamakmur (Belalau) dan Pekon Campangtiga (Batu Ketulis). Kemudian untuk 2019 ini, pembentukan desa tangguh rencananya difokuskan ke wilayah Suoh. Ada tiga desa yang akan dibentuk menjadi desa tangguh bencana pada 2019 ini yaitu Pekon Bumihantatai, Pekon Tembelang (Bandarnegeri Suoh), dan Pekon Tuguratu (Suoh).



Andi Cahyadi menjelaskan setelah dibentuk menjadi desa tangguh bencana, programnya ke depan yaitu aparat di desa-desa beserta masyarakatnya, terutama tim sukarelawan satgas bencananya akan diberikan pembinaan tentang bagaimana untuk mengantisipasi bencana hingga pada upaya penanggulangan bencana.

Selain pembinaan program itu, tim sukarelawan (satgas) juga akan diberikan fasilitas penunjang kegiatan seperti seragam satgas. Lalu akan dilakukan upaya pemenuhan fasilitas penanganan bencana lainnya seperti peralatan penanggulangan bencana yang diharapkan dapat dilaksanakan melalui program dana desa.

Pembentukan dan program desa tangguh bencana ini bertujuan agar aparat dan masyarakat di desa-desa itu minimal dapat melakukan upaya secara mandiri dalam mengatasi dan mengantisipasi potensi bencana, termasuk upaya penanggulangan bencananya. Ia menilai pekon-pekon yang menjadi sasaran untuk dibentuk menjadi desa tangguh bencana ini adalah pekon yang memiliki potensi bencana, baik dari bencana banjir maupun longsor dan lainnya.

Untuk Pekon Tembelang, Bumihantatai, dan Tuguratu, kata Andi, potensi bencananya adalah banjir. Melalui program Desa Tangguh Bencana itu, ke depan masyarakat diharapkan dapat melakukan upaya untuk mengatasi potensi bencana itu hingga upaya penanganan jika terjadi bencana. Pembentukan desa tangguh bencana itu juga merupakan tindak lanjut dari program kabupaten Lambar sebagai kabupaten tangguh bencana.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR