BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak tiga jurnal ilmiah yang dihasilkan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, memperoleh akreditasi dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Akreditasi jurnal ilmiah dikukuhkan melalui Surat Keputusan, Nomor: 21/E/Kpt/2018, tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah, Periode I Tahun 2018 yang ditandatangani tanggal 9 Juli lalu.



Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Chairul Anwar kepada Lampost.co, Rabu (18/7/2018) mengatakan ketiga jurnal ilmiah yang terakreditasi dari Kemenristek Dikti, merupakan hasil karya sejumlah program studi di tempatnya.

Secara perinci jurnal telah terakreditasi menurutnya ialah jurnal Ilmu Pendidikan Fisika, Al Biruni, memperoleh peringkat 2; Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, Tadris, peringkat 3; dan Pendidikan Bahasa Arab, Al Bayan, peringkat 4.

Pada ketiga jurnal ilmiah tersebut, menurutnya masa berlaku akreditasi yakni selama lima tahun, sejak dikeluarkan surat keputusan. Bila masa berlaku habis, dikatakannya akreditasi jurnal dapat diperpanjang kembali.

“Akreditasi merupakan pengakuan dari seuatu lembaga atas hasil karya yang dibuat. Mengenai jurnal yang diraih UIN, masa berlakunya hanya lima tahun. Bila berakhir, dapat diperpanjang kembali sesuai kebutuhan,” ujar dia.

Menurut dia, bila terjadi ketidaksesuaian sesuai pedoman akreditasi jurnal pada ketiga jurnal tersebut, maka status jurnal sewaktu-waktu dapat dicabut atau diturunkan pemeringkatannya.

“Walaupun masih berjalan masa berlaku jurnal itu, karena terjadi ketidaksesuaian pedoman, maka pemeringkatan jurnal dapat diturunkan hingga proses pencabutan, bergantung ketidaksesuainnya,” kata dia.

Kemudian Rektor UIN Raden Intan Lampung, Moh Mukri mengapresiasi capaian atas pengakuan ketiga jurnal di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dari Kemenristek Dikti.

“Terakreditasinya suatu jurnal dari Kemenristek Dikti berarti jurnal-jurnal tersebut telah memenuhi segala unsur terkait jurnal. Jurnal itu akan menjadi suatu pijakan bagi dunia pendidikan dalam mengembangkan ilmu pendidikan,” kata dia.

 

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR