GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Pelarian Adi Saputra (18) warga Kampung Gunung Batin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah terhenti. Pemuda yang diduga telah menjambret Widayati sekitar tiga bulan lalu itu ditangkap polisi di rumahnya, Senin 16 September 2019, dini hari.

Kapolsek Terusan Nunyai Iptu Edi Suhendra mengatakan, Unit Reskrim Polsek Terusan Nunyai menangkap pelaku berikut barang bukti aksi kejahatannya berupa satu unit HP oppo A37 warna putih gold milik korban. Sebelumnya, polisi telah menangkap Usman, rekan Adi saat beraksi menjambret Widayati.



Kapolsek Iptu Edi Suhendra yang mewakili Kapolres menjelaskan berdasarkan laporan korban Widayati (26), warga Dusun IV Desa Terbanggi Marga Sukadana Lampung Timur, penjambretan terjadi pada Selasa (11/6/2019), sekitar pukul 15.00 WIB, ketika menggunakan  motor bersama suaminya melintas di Jalintim Gunung Batin Udik Kecamatan Terusan Nunyai.

Sesampainya di jembatan Gunung Batin udik, tiba – tiba motor korban dipepet dari sebelah kanan oleh dua pengendara sepeda motor vixion berboncengan. Selanjutnya pelaku yang dibonceng menarik paksa tas korban sehingga korban terjatuh dan pelaku berhasil mengambil barang korban.

Setelah itu korban melapor ke Polsek terusan Nunyai dengan Nomor : LP/ 191-B/ IV/2019/LPG/RES LT/SEK TENUN Tanggal 13 Juni  2019. 

Menurut Kapolsek, pelaku yang telah tertangkap duluan,Usman, sudah menjalani hukuman di LP Gunung Sugih.

"Tersangka Adi Saputra dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tegas Kapolsek. 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR