BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pendaftar bidik misi melalui jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) di Universitas Lampung 2018 wajib mengikuti wawancara bersama panitia bidikmisi. Peserta yang tidak hadir dinyatakan gugur.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unila, Mardi Syahperi kepada lampost.co, Rabu (11/7/2018) mengatakan wawancara bidikmisi yang dilakukan di gedung rektorat lantai IV Unila, itu rencananya akan diikuti sekitar 700 pendaftar.
Menurut dia, bila sejumlah pendaftar tidak mengikuti proses wawancara pada 13 – 14 Juli, dapat dipastikan pendaftar gugur. “Untuk menentukan diterima atau tidaknya salah satunya dilakukan wawancara. Kalau tidak hadir bagaimana mau menilai, sudah pasti gugur,” ujar dia.
Ia mengimbau kepada pendaftar bidikmisi untuk hadir sesuai waktu ditentukan. Menurutnya, bidikmisi merupakan program pemerintah untuk membantu keluarga ekonomi belum mampu tetapi mempunyai prestasi.
“Ini merupakan kesempatan bagi pendaftar bidikmisi mendapatkan bantuan pemerintah untuk membiayai pendidikan. Kami berharap pendaftar bidikmisi hadir sesuai jadwalnya,” kata dia.
Untuk diketahui, dari sekitar 700 pendaftar bidikmisi dari jalur SBMPTN Unila 2018 yang akan mengikuti wawancara, panitia hanya meloloskan 321 peserta.



 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR