KRUI (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) dinilai kurang memperhatikan pendidikan siswa sekolah dalam kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tingkat Kabupaten Pesisir Barat.

Kegiatan yang diselenggarakan di GSG Selalaw, Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (3/4/2018) ini dipenuhi oleh para siswa yang datang untuk menyaksikan acara tersebut, sedangkan saat ini masih masuk dalam jam kegiatan belajar mengajar (KBM).  



“Enggak belajar ya dek? Belajar kok, siang nanti ke sekolah lagi baru belajar. Kesini disuruh siapa?  Diajak guru suruh ke GSG jadi supporter.  Kelas berapa aja yang kesini (GSG)? Ada kelas 1, 2, kelas 3 juga ada,” kata salah seorang siswa SMP yang berada di acara kepada Lampost.co.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR