SEMARANG (Lampost.co)-- Program The NextDev Talent Scouting di Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan lalu, meloloskan tiga perusahaan rintisan alias startup ke babak final di Jakarta yang digelar pada Oktober mendatang. Ketiga startup itu antara lain Tumbasin, Qappas, dan Dukapedia.

Ketiga finalis itu berhasil memukau dewan juri dengan konsep social impact, sehingga dianggap lebih unggul dari 17 startup lain asal ibukota provinsi Jawa Tengah ini. Dewan juri di kota kedua program kompetisi startup lokal dari Telkomsel ini terdiri dari Steve Saerang (Telkomsel), Dennis Adhiswara (CEO Layaria Network), Yoris Sebastian (Founder OMG Consulting), Alfatih Timur (CEO KitaBisa.com), David Soukhasing (Director of ANGIN), dan Dayu Dara Permata (Senior Vice President Go-jek).



Dayu Dara Permata, yang kali pertama menjadi juri di The NextDev Talent Scouting ini mengaku terkesan dengan seluruh startup yang melakukan presentasi di Semarang. Menurut dia, ide-idenya kreatif dengan eksekusi detail, bahkan beberapa founder-nya tampil di panggung dengan passionate tinggi.

Dia mencontohkan, ada beberapa startup tidak lengkap timnya karena ada yang tidak memiliki chief technology ofifier/CTO. Ini penting jika startup Anda ingin membuat aplikasi. "Buat yang lolos, keep going on the track. sedangkan yang belum berhasil try again ya," pungkas Dayu yang juga Co-Founder Go-Life, usai pengumuman penjurian.

Dalam penjurian, ada eberapa variabel yang digunakan saat memilih tiga startup itu lolos ke Jakarta. Pertama, pasar yang dituju startup itu sebenarnya ada atau tidak. Kedua, problem yang disampaikan mereka real atau tidak.

Ketiga, bagaimana platform atau aplikasinya menawarkan solusi yang efektif. Keempat, apakah startup-nya sudah ada traction alias memiliki real customer, dan terakhir, tim atau people di dalam startup yang lengkap.

 

PENULIS

Luchito Sasongko

TAGS


KOMENTAR