SUKADANA (Lampost.co) -- Luas lahan tanaman padi yang puso akibat banjir di Kabupaten Lampung Timur semakin meluas. Jika pekan lalu luas lahan tanaman padi yang puso mencapai 3183 hektare, kini bertambah menjadi 3538 hektare. 

Kasi Perlindungan Tanaman pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Lampung Timur, Hadi Makrum, Senin (26/3/2018) kepada lampost.co menjelaskan, sejauh ini kondisi cuaca terhitung masih cukup ekstrem, dimana hujan masih selalu turun setiap hari.



"Masih tingginya intensitas curah hujan saat ini membuat ribuan hektare lahan sawah yang terendam banjir di wilayah Lamtim bukannya semakin berkurang justru terus bertambah luas," ujarnya, Senin (26/3). 

Sebelumnya, kata dia, pada pekan lalu luas lahan sawah di Lamtim yang terendam banjir seluas 7969 hektare. Kemudian dari 7969 hektare tersebut 3183 hektare lahan tanaman padi diantaranya sudah mengalami puso.

"3538 hektare lahan tanaman padi yang mengalami puso itu tersebar di 16 kecamatan di Lamtim yakni di Kecamatan Jabung seluas 1473 hektare, Sukadana (476 ha), Braja Selebah (452 ha). Kemudian di kecamatan Mataram Baru (372 ha), Way Bungur (169 ha), Marga Tiga (140 ha), Labuhan Maringgai (130 ha), Waway Karya (86 ha), Purbolinggo (66 ha), Raman Utara (47 ha), Labuhan Ratu (45 ha)," tambahnya.

Selanjutnya, di kecamatan Way Jepara (32 ha), Batanghari (22 ha), Bandar Sribhawono (16 ha), dan Metro Kibang (10 ha), Pekalongan (2 ha).

Dijelaskan juga oleh Hadi, sampai sejauh untuk kesekian kalinya kembali pihaknya tidak dapat memastikan apakah luas lahan tanaman padi yang mengalami puso akan terus bertambah atau tidak. Sebab hal itu sangat tergantung pada kondisi cuaca.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR