SUKADANA (Lampost.co) -- Dua warga Desa Kalipasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, disambar petir saat sedang mencari ikan di daerah aliran sungai (DAS) Way Batang, Desa Rantau Jaya Ilir, Kecamatan Sukadana, Sabtu (25/8/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibat sambaran petir tersebut, Nurhadi (38) langsung tewas ditempat kejadian. Sementara rekannya Sumaidi (38) selamat dan oleh warga yang mengetahui kejadian itu langsung dibawa ke Klinik Kesehatan guna mendapatkan pertolongan.



Saksi mata di sekitar lokasi kejadian, Unang, warga Desa Rantau Jaya Ilir, Kecamatan Sukadana, mengatakan, sejak pukul 13.00 WIB, sebagian wilayah Kecamatan Sukadana, termasuk Desa Rantau Jaya Ilir memang diguyur hujan yang cukup deras. Hujan deras yang mengguyur tersebut juga disertai kilat dan petir yang cukup kuat.

Saat hujan deras mengguyur disertai kilat dan petir tersebut, kata warga yang berprofesi sebagai pencari ikan itu, Nurhadi dan Sumaidi rupanya sedang asyik mencari ikan di DAS Batang, Desa Rantau Jaya Ilir, Kecamatan Sukadana.

Saat keduanya sedang asyik mencari ikan tersebut, kata Unang, sekitar pukul 14.00 WIB terdengar petir yang cukup keras, dan hampir berbarengan terdengar teriakan orang yang meminta pertolongan.

Mendengar teriakan orang meminta pertolongan tersebut, ujar Uang, dia langsung berlari menuju lokasi sumber suara. Di lokasi dia sudah mendapati Nurhadi dan Sumaidi dalam posisi tergeletak akibat disambar petir.

Melihat hal itu Unang beserta warga lainnya yang juga sudah berkumpul di lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan. Namun dahsyatnya sambaran petir, Nurhadi tak sempat terselamatkan karena mengalami luka bakar yang cukup parah. Sementara rekannya Sumaidi masih dapat diselamatkan dan oleh warga yang langsung dibawa ke Klinik Kesehatan terdekat.

"Karena sambaran petir yang cukup dahsyat itu Nurhadi tewas di tempat kejadian dengan mengalami luka bakar yang cukup parah. Sementara rekannya Sumaidi masih bisa diselamatkan dan kami bawa ke Klinik Kesehatan terdekat," kata Unang.

Kepala Desa Rantau Jaya Ilir, Made Sastrawan membenarkan kejadian adanya dua orang warga Desa Kali Pasir, Way Bungur, atas nama Nurhadi dan Sumaidi yang tersambar petir.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR