KALIANDA (Lampost.co) -- Dipastikan penyebab ratusan masyarakat Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan,  terserang diare berasal dari air yang digunakan untuk memasak di tempat pesta pernikahan salah seorang warga setempat. 

Baca juga: Terus Bertambah, Korban Diare di Candipuro Capai 424 Orang



Berdasarkan hasil uji laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terhadap 18 macam sampel, tidak ditemukan makanan yang mengandung kuman dan bakteri yang menyebabkan diare. Kuman justru banyak ditemukan didalam air penampungan yang digunakan untuk memasak. 

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Jimi Hutapea mengatakan uji laboratorium dilakukan terhadap 18 sampel terdiri dari makanan, air dan kotoran korban diare. 

Baca juga: Kepolisian Selidiki Kasus Penyebab Warga Terserang Diare

"Dipastikan penyebabnya berasal dari air penampungan," ujarnya, saat dihubungi lampost.co, Kamis (26/7/2018). 

Dijelaskannya, air penampungan yang digunakan untuk memasak dan lain sebagainya tidak memenuhi standar sebagai air bersih.
"Air yang digunakan diatas ambang. Banyak ditemukan kuman di dalam air yang terdapat di rumah itu," ujarnya.

Menindak lanjuti hal itu, pihaknya akan memberikan penyuluhan mengenai Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar permasalahan seperti itu tidak terulang lagi.

"Hasil uji laboratorium kemarin sore kami terima," kata dia. 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 470 orang warga Desa Banyumas terserang diare setelah makan di tempat hajatan pesta pernikahan salah seorang warga desa setempat, Selasa (3/7/2018).

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR