BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Hasil cek kendaraan yang dilakukan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung menjadi perhatian bagi Terminal Rajabasa. Sebab, terdapat 182 bus yang belum laik jalan, sehingga perlu adanya tindakan tegas guna memberikan keyakinan keamanan pada masyarakat yang akan mudik.

Kepala Terminal Tipe A Rajabasa, Denny Wijdan menjelaskan pihaknya telah menindak bus yang tidak laik jalan berupa penundaan perjalanan dan wajib melengkapi kekurangan dari hasil pengecekan lalu. Sebagian besar dari kekurangan itu pada penilaian surat menyurat yang tidak lengkap. Namun, untuk bus berfisik minus sedikit nominalnya.



"Dari 182 tidak layak itu dengan catatan harus diperbaiki yang menjadi kekurangan. Jika suratnya kurang harus dilengkapi, kalau lampunya tidak menyala atau jok penumpangnya rusak harus diperbaiki," kata Denny kepada lampost.co, Selasa (12/6/2018).

Dia melanjutkan, kelaikan bus tersebut ditandai dengan terpasangnya stiker angkutan lebaran tahun 2018 sebagai penanda inspeksi keselamatan. Menurutnya, stiker tersebut secara khusus tidak menyatakan kendaraan tidak laik jalan. Sebab, kelaikannya dikeluarkan saat melakukan uji KIR.

"Uji KIR itu yang menyatakan layak atau tidaknya. Kami hanya memastikan mobil itu sudah diperiksa. Kami catat dan laporkan ke website pusat dengan catatan tersendiri kita blangko sehingga mobil itu bisa beroperasi. Selebihnya, mobil yang tidak berstiker itu kami keluarkan dari terminal operasionalnya," ujarnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR