JAKARTA (Lampost.co)--Pemerintah menggelar sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1439 Hijriah sore ini. Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya memprediksi hilal bisa terlihat hari ini. 

Dalam pemaparannya, Cecep menyebut telah terjadi ijtimak pada Kamis, 14 Juni 2018, pukul 02.43 WIB. Kondisi hilal pada waktu ijtimak mencapai ketinggian 7 derajat 43 menit 18 detik.
"Pemantauan di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, umur hilal 15 jam 36 detik," kata Cecep di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (14/6/2018).
Cecep memaparkan, data terakhir menunjukkan ketinggian hilal mencapai 7,72 derajat dengan jarak busur 7,84 derajat. Dengan kondisi itu, ada referensi bahwa hilal Syawal 1439 Hijriah pada Kamis, 14 Juni 2018 dapat teramati dari seluruh wilayah Indonesia. 
Namun, Cecep menyebut, ada kecenderungan kondisi cuaca memengaruhi pengamatan hilal. "Ada awan, tapi tak menghalangi pengamatan hilal," ujar dia.
Cecep mengatakan, berdasarkan perhitungan astronomi atau hisab, 1 Syawal bertepatan dengan Jumat Legi, 15 Juni 2018. Hitung-hitungan ini harus dikonfirmasi melalui pengamatan. 
"Hasil hisab merupakan informasi, sementara rukyat ialah konfirmasi," papar dia. 
Sidang isbat digelar selepas magrib dan dipimpin oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Tampak hadir pula Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin. 
Selain itu, sidang Isbat juga dihadiri Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR