KALIANDA (Lampost.co)--Akhirnya terkuak mengenai beredarnya video persetubuhan antara anak dan bapak kandung warga Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Video yang viral beredar di grup WhatsApp dan Facebook itu sengaja dibuat PR (19) karena diancam Kurniawan (35), suaminya sendiri yang sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Metro.



Sebelumnya ada video yang dibuatnya sedang melakukan seksual terhadap diri sendiri, lalu dikirim ke suaminya. "Ancaman suaminya, kalau tidak buat video bersetubuh, maka video sebelumnya akan disebar," kata Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan saat press release di Mapolres setempat, Senin (21/1/2019).

Takut dengan ancaman itu, PR menuruti kemauan suaminya melakukan perbuatan intim dengan ayah kandung dengan melakukan panggilan langsung video atau video call WhatsApp massenger.

"Suaminya yang menyuruh melakukan hubungan intim yang disiarkan langsung," kata dia.

Atas perbuatannya menyebarkan video itu, Kurniawan alias Wawan dijerat dengan Pasal 35 UU RI No. 44/2008 tentang Pornografi dan Pasal 45 Ayat (1) UU RI No. 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). "Satu orang tersangka yakni suaminya sendiri dijerat dengan pasal berlapis," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR