BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota akan memberangkatkan jemaah umrah yang masuk ke dalam program wisata rohani yang menggunakan anggaran umrah melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada 30 Oktober 2019 mendatang langsung embarkasi penuh atau penerbangan dari Bandara Radin Inten II menuju Tanah Suci.

Untuk memantapkan hal tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Lampung, Suhaili mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan peserta jamaah yang ingin umrah langsung dari Lampung. Ia mengatakan saat ini data yang ada belum tetap, maka dari itu sedang ditetapkan. "Kemarin data yang dari pemda baik provinsi dan kabupaten/kota baru data mentah yang artinya belum tentu bisa ikut langsung," katanya kepada Lampung Post, Kamis, 10 Oktober 2019.



Kemudian ia mengatakan Kementerian Agama akan terus memastikan bahwa program umroh langsung dari Lampung tersebut berjalan dengan lancar dan baik tidak ada halangan suatu apapun. Oleh dari itu pihaknya menindaklanjuti dengan koordinasi dengan Kemenag kabupaten/kota untuk melakukan pendataan tetap.

"Nantikan ada 2 jalur, jalur yang dibiayai oleh pemerintah dan dari masyarakat melalui KBH yang ada. Maka dari itu kita fiks kan datanya. Kedepan kita juga ingin berkelanjutan sehingga travel-travel umrah bisa langsung dari Lampung penerbangannya," katanya.

Sebelumnya Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Pemerintah Provinsi Lampung, Ratna Dewi mengatakan untuk program wisata rohani rencana potensi jumlah jamaah umroh Provinsi dan Kabupaten sampai dengan akhir tahun 2019 yang akan dilaksanakan sebanyak 398 orang dengan rincian Provinsi Lampung sebanyak 71 orang, Lampung Utara (100 orang), Lampung Timur (190 orang), Way Kanan (13 orang), Tanggamus (51 orang) dan Pesisir Barat (25 orang) pada 30 Oktober 2019 mendatang.

"Namun saat masih dalam proses lelang untuk keberangkatannya ke Tanah Suci. Nanti akan berangkat langsung dari Lampung menuju Jeddah. Nanti kita jug akan koordinasi dengan travel," katanya

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR